Posted by: Si Kancil on: Oktober 25, 2008
Pada suatu hari ketika menyaksikan infomersial di salah satu stasiun televisi di negeri ini, ku lihar disitu sedang ada promo produk Amerika, yaitu sebuah alat meluruskan punggung. Alat tersebut cukup kecil dan kita hanya perlu menarunya dileher. Cara kerja alat tersebut hanya merangsang agar tulang punggung kembali lurus, yang khasiatnya akan menghilangkan keluhan – keluhan yang dapat terjadi disekitar areal tersebut dan menyebabkan tubuh menjadi lebih fress dari sebelumnya. Tetapi ditawarkan dengan harga yang tak cukup murah.
Menyaksikan promo alat tersebut, ku teringat bahwa pernah membaca dalam sebuah buku bahwa ” Ruku’ dan Sujud yang sempurna dalam Sholat adalah meluruskan punggung kita”. Ku balik bertanya, Apakah ini yang merupakan sebagian rahasia dari meluruskan punggung saat Ruku’ dan Sujud. Kemudian ku coba praktekkan dalam sholat dengan sebisa mungkin meluruskan punggung pada kedua gerakan dalam Sholat tersebut. Kebetulan ku waktu itu sedang sholat Ashar. Lalu ku ulang proses tersebut pada sholat Maghrib dan Isya’ sebelum diriku tidur.
Alhamdulillah setelah ku bangun, ku merasa kakunya leher pada bangun tidur dan berbagi keluhan di punggung setelah bangn tidur jauh berkurang. Kemudian hal tersebut kulakukan selalu ketika ku melakukan Sholat. Dan sampai saat ini, ku sudah jarang mengalami keluhan pada daerah tersebut.
Ku lantas bartanya, kenapa kita tidak memikirkannya sebagai umat Islam. Tetapi mengapa justru mereka yang berbeda keyakinan dengan kita yang dapat mengambil manfaat. Seandainya kita tahu manfaatnya, berapakah dana yang bisa kita hemat untuk tidak membelinya. Alangkah lebih baiknya, jika dana yang kita anggarkan untuk membeli alat tersebut kita gunakan membantu saudara-saudara kita sesama muslim yang masih jauh dari kata sejahtera.
Mungkin inilah jawaban Mengapa Umat Islam setelah Nabi dan Sahabat – sahabatnya meninggalkan kita, justru mengalami kemunduran. Mungkin jawabannya adalah, karena kita bukanlah seorang yang selalu berfikir tentang Mengapa dalam Al-Qur’an kita diperintahkan demikian. Selama ini umat Islam rata – rata hanya sebagai user tanpa tahu mengapa kita diperintahkan demikian dan apa manfaatnya. Justru yang ditonjolkan adalah perbadaan – perbadaan sederhana antar golongan yang mengarah pada konflik dan perpecahan.