Posted by: Si Kancil on: Oktober 24, 2008
Oleh: Irfan Ari W. S.Pd
(Nasehat Seorang Teman)
Pada suatu hari ku curhat pada temanku sebut saja pak Mynth, ku curahkan kekecewaanku pada orang tuaku yang melarang diriku memilih jalan selain menjadi seorang pendidik. Ku bercerita tentang cita-cita dimasa ku masih kecil, dimana ketika ku kecil orang tuaku selalu bercerita tentang kecerdasan dan kesuksesan bapak Prof. BJ Habibie. Dari cerita orang tuaku, ku menjadi sangat kagum dan bercita-cita ingin mengikuti kesuksesan beliau.
Awal lulus SMP ku berniat masuk STM, tetaopi pihak keluarga melarangku dan memaksaku masuk SMU (sekarang SMA). Ketika lulus SMA, ku tak berhasil Masuk ke Jurusan Teknik dan diterima di Fakultas Keguruan di Unej pada Program Matematika. Saat kuliah, ku banyak melihat bahwa tak selamanya lulusan FKIP akan menjadi guru semua. Akhirnya ku bulatkan tekat untuk mencari pekerjaan selain guru setelah lulus kuliah nanti.
Setelah lulus dan sedang menunggu wisuda, ku dapat pekerjaan sebagai guru di salah satu sekolah Swasta di Jember. Biarpun telah bekerja, ku masih ingin mencari pekerjaan yang lain selain guru. Apalagi di kota, prestise pekerjaan seorang guru masih kalah dengan pekerjaan lain. Tetapi Orang tuaku melarangku untuk pindah kerja selain guru. dan ku ingin tetap mengejar cita-citaku walaupun dibidang yang lain.
Setelah ku bercerita panjang lebar dengan pak Mynth, dia mengatakan bahwa walaupun ku tidak bisa menjadi seseorang yang berprofesi serupa dengan pak Habibie, tapi sebagai guru kita harus berupaya menciptakan Habibie-Habibie baru. Dengan cara memberikan yang terbaik bagi siswa kita.
Nasehat pak Mynth sedikit memberikan harapan bagiku. Seorang guru dapat melakukan seseatu yang lebih untuk mengabdi kepada bangsa ini. Hanya dengan menjadi guru yang baik dan mau mencurahkan segala perhatian kepada siswa, guru akan dapat menciptakan Habibie – Habibie baru. Kini harapan itu mulai ada, walaupun nantinya takkan sehabat pak Habibi, tapi ku punya siswa – siswa yang berpotensi dapat memberikan sesuatu pada bangsa ini.